Belajar Fardu Kifayah: Mahasiswi KKN VIII STIBA Makassar Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Desa Lekopancing

(STIBA.ac.id) Maros – Kematian itu pasti, tapi tidak semua orang tahu cara mengurus jenazah sesuai sunah. Berangkat dari situ, mahasiswi KKN VIII STIBA Makassar Posko 2 Desa Lekopancing mengadakan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Sekolah Islam Terpadu Al-Iman Maros. (Ahad, 23/03/25)

Dengan menggandeng Muslimah Wahdah Cabang Tanralili, acara ini bertujuan membekali muslimah setempat dengan keterampilan memandikan, mengafani, hingga menyalatkan jenazah sesuai syariat Islam.

Antusiasme Peserta: Dari Teori ke Praktik

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lalu sambutan dari Ruqayyah Az-Zahrah Idris, Wakil Koordinator Kecamatan Tanralili KKN VIII STIBA Makassar. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya ilmu ini karena penyelenggaraan jenazah adalah fardu kifayah, jika ada yang sudah melakukannya, kewajiban orang lain gugur, tapi kalau tidak ada yang bisa, semua orang berdosa.

Materi utama disampaikan oleh Ustazah Hj. Sunarti, S.Pd., Ketua Muslimah Wahdah Tanralili, yang juga pemilik Yayasan Al-Iman. Beliau mengupas berbagai kesalahan umum dalam penyelenggaraan jenazah yang masih banyak terjadi di masyarakat, lalu meluruskannya berdasarkan sunah Rasulullah ﷺ.

Yang bikin acara ini makin menarik adalah sesi praktik langsung. Peserta tak hanya mendengar teori, tapi juga ikut menyiapkan kain kafan, memandikan, hingga mengafani jenazah (dengan salah satu peserta menjadi peraga). Serius tapi santai, suasana belajar terasa akrab dan penuh semangat.

Apresiasi dan Harapan

Menutup acara, panitia membagikan sertifikat dan bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Foto bersama pun menjadi momen terakhir sebelum semua pulang dengan ilmu baru yang berharga.

“Semoga ini jadi langkah awal bagi para peserta untuk lebih siap mengurus jenazah keluarga atau tetangganya kelak,” kata Ustazah Hj. Sunarti.

Dengan ilmu ini, muslimah di Desa Lekopancing kini punya bekal yang lebih matang dalam menjalankan tugas mulia ini. Karena berbagi ilmu tak hanya sekadar mengajarkan, tapi juga mempersiapkan generasi yang lebih paham agama dan siap berperan di tengah masyarakat.

Reporter: Syifa Melati
Foto: Lathifah Ahadiyah dan Siti Ramadan

wps office下载

telegram下载

telegram下载

TelegramPC版

搜狗输入法皮肤

有道翻译官

Telegram apk下载

Telegram安卓版

Telegram下载

有道翻译官网

有道翻译官网

汽水音乐客户端下载

Telegram中文版

rar下载

Telegram安卓版

Telegram安卓版

1