(STIBA.ac.id) Makassar — Himpunan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Himataf) IAI STIBA Makassar menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) perdana di lantai 4 Gedung Rektorat, Jumat (2/10/2026). Kegiatan bertajuk QUDWAH (Qur’ani dengan Dakwah, Wujudkan Amanah dengan Hikmah) ini mengangkat tema “Membentuk Kader Qur’ani yang Berilmu, Beramanah, dan Menjadi Teladan”.
LDK ini menjadi langkah awal Himataf dalam membekali pengurus dengan keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi. Kegiatan tersebut diwajibkan bagi seluruh pengurus yang berjumlah 32 orang, dengan pembekalan meliputi pemecahan masalah, kerja sama tim, komunikasi publik, dasar-dasar kepemimpinan, dan manajemen organisasi.
Materi pertama disampaikan oleh Ustaz Dr. Arfan, S.S., M.Ag., tentang pemecahan masalah dan kerja sama tim. Ia membahas bekal untuk menghadapi persoalan organisasi serta membangun kerja sama yang baik di antara pengurus.

Selanjutnya, Ustaz Guntur Dg. Pasanrang, S.H., membawakan materi berbicara di depan umum (public speaking). Pemaparannya disertai kisah perkembangan public speaking yang mengajak peserta memahami pentingnya keterampilan berbicara di hadapan khalayak, khususnya bagi mahasiswa dalam menjalankan peran organisasi.
Materi ketiga, “Dasar-Dasar Kepemimpinan”, disampaikan oleh Ustaz Muhammad Bashran Yusuf, Lc., M.A., Ph.D. Meski berhalangan hadir secara langsung, ia tetap memberikan pembekalan secara daring. Peserta diajak memahami prinsip-prinsip dasar kepemimpinan sebagai bekal menjalankan peran dan tanggung jawab dalam organisasi.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Muhammad Bashran juga mengingatkan bahwa jarak tidak menghalangi eratnya ukhuah.
“Meskipun jasad kita dipisahkan oleh tempat dan ditakdirkan untuk tidak bertemu secara langsung, ukhuah kitalah yang dapat menyatukan hubungan persaudaraan, meskipun terpisah oleh jarak yang jauh sekalipun,” tuturnya.
Adapun materi terakhir disampaikan oleh Ustaz Irwansyah Syam, S.Pd., mengenai manajemen organisasi. Berbekal pengalamannya sebagai mantan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), ia mengajak peserta memahami pentingnya pengelolaan organisasi yang terarah serta pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas.
Kegiatan QUDWAH ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui pembekalan ini, pengurus Himataf diharapkan mampu menerapkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen dalam menjalankan amanah organisasi, sekaligus menjadi teladan bagi mahasiswa.
Reporter: Ahmad Khalish

