Haru, Tangisan Anak-anak Pengungsi Antar Kepulangan Relawan STIBA

(STIBA.ac.id) Makassar –  Setelah bertugas selama dua pekan di lokasi bencana Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah bersama relawan Wahdah Peduli, relawan STIBA Makassar akhirnya tiba kembali di kampus mereka, Ahad (28/10/2018).

 Banyak sumbangsih, jasa, dan kenangan teramat indah yang telah mereka tinggalkan untuk para korban di sana. Tak ayal, kepergian mereka menorehkan rasa sedih di hati para pengungsi, khususnya anak-anak mereka. Cukuplah air mata para pengungsi menjadi saksi bahwa kehadiran relawan STIBA Makassar telah memberi kebahagiaan dan harapan, setelah sebelumnya mereka terbenam dalam pilu dan keputusasaan.

Selama di lokasi bencana, para relawan STIBA selain membantu penyaluran logistik kepada para korban juga memberikan trauma healing di sekolah-sekolah. Mereka bahkan membuka sekolah darurat yang difasilitasi LAZIS Wahdah.

Menurut Bani Adam, salah seorang relawan STIBA Makassar, di sekolah darurat ini pembelajaran difokuskan pada pendidikan agama untuk anak-anak, seperti adab-adab, dasar-dasar Islam, dan praktik ibadah praktis wudhu dan shalat.

“Selain sekolah darurat, mahasiswa STIBA juga membuka kelas Dirosa (Pendidikan Alqur’an untuk Orang Dewasa) pada malam hari setelah Magrib untuk semua kalangan, termasuk anak-anak,” ujarnya.

Aktivitas lain yang mereka lakukan adalah mengisi pengajian dan khotbah Jumat di masjid-masjid, mengisi tarbiyah dan tahsinul qira’ah untuk remaja dan pemuda. Sebagian di antara mereka bahkan menyatakan niat mereka untuk melanjutkan studi di STIBA Makassar.

Foto: Tarbiyah dan tahsinul qira’ah

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

wps office下载

telegram下载

telegram下载

TelegramPC版

搜狗输入法皮肤

有道翻译官

Telegram apk下载

Telegram安卓版

Telegram下载

有道翻译官网

有道翻译官网

汽水音乐客户端下载

Telegram中文版

rar下载

Telegram安卓版

Telegram安卓版

汽水音乐

爱思助手PC版

telegram

汽水音乐

telegram下载

Telegram下载

汽水音乐下载

汽水音乐

1