(STIBA.ac.id) Gowa — Komitmen akademisi Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar dalam berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan kembali diwujudkan melalui keterlibatan dalam proses akreditasi satuan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Ustaz Ihwan Wahid Minu, S.Pd., M.E., dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) IAI STIBA Makassar, mendapat amanah sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Anak Usia Dini (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam penugasan yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 3 September 2026, ia melaksanakan visitasi akreditasi pada empat satuan pendidikan di Kabupaten Gowa.
Keempat satuan pendidikan tersebut adalah MIS GUPPI Borong Bulo, MIS GUPPI Sapakeke, SD Inpres Barua, dan SMAS YASPIB Bontolempangan.
Dalam pelaksanaannya, visitasi akreditasi tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dokumen administrasi, sarana dan prasarana, maupun wawancara dengan warga sekolah. Proses tersebut juga menjadi ruang untuk melihat secara lebih utuh kondisi dan tantangan yang dihadapi masing-masing satuan pendidikan.
Sebagai asesor, Ustaz Ihwan turut memberikan asistensi dan penguatan kepada pihak sekolah dalam melakukan evaluasi diri, mengidentifikasi berbagai tantangan, serta memetakan langkah-langkah perbaikan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Pendekatan tersebut menjadikan proses akreditasi tidak berhenti pada penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu dan continuous improvement di lingkungan satuan pendidikan. Dengan demikian, sekolah diharapkan mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola secara berkelanjutan.
Keterlibatan dosen IAI STIBA Makassar dalam agenda akreditasi nasional ini sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti di ruang-ruang akademik kampus. Kompetensi dan kepakaran para dosen juga dapat dihadirkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan kualitas pendidikan.
Melalui keterlibatan dosen sebagai asesor, pembina, dan mitra strategis satuan pendidikan, IAI STIBA Makassar terus mendorong kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola mutu, pemerataan kualitas pendidikan, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Partisipasi tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian akademisi kepada masyarakat sekaligus wujud kehadiran IAI STIBA Makassar dalam ikut membangun sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Dengan demikian, kiprah Ihwan Wahid Minu dalam visitasi akreditasi di empat sekolah di Kabupaten Gowa bukan sekadar penugasan profesional, tetapi juga bagian dari kontribusi akademisi IAI STIBA Makassar dalam menghadirkan manfaat keilmuan bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
