(STIBA.ac.id) Makassar — Ada momen yang terasa istimewa di tengah rangkaian Ramah Tamah Wisuda IX IAI STIBA Makassar, Rabu (12/8/2026), di Hotel Four Points Makassar. Sebanyak 38 wisudawan dan wisudawati menerima apresiasi pembinaan Al-Qur’an tahun 2026, sebuah penghargaan yang merekam perjalanan mereka bersama Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di kampus.
Penetapan penerima apresiasi tertuang dalam Keputusan Rektor IAI STIBA Makassar Nomor 1885 Tahun 2026 tentang Penetapan Penerima Apresiasi Pembinaan Al-Qur’an bagi Alumni Institut Agama Islam STIBA Makassar Tahun 2026. Surat keputusan dibacakan oleh Ustaz Abdullah Yusran, S.H., Lc., M.Ag., yang menjelaskan bahwa apresiasi tahun ini terbagi dalam tiga kategori.

Kategori pertama diberikan kepada alumni yang mengikuti kegiatan halakah ijazah dan berhasil mendapatkan ijazah sanad Al-Qur’an. Kategori kedua diberikan kepada alumni yang mengikuti sertifikasi hafalan 30 juz dan berhasil melewati ujian dengan baik. Adapun kategori ketiga diberikan kepada alumni yang telah membawa modal hafalan sejak masuk IAI STIBA Makassar dan berhasil menambahnya secara signifikan selama masa studi.
Dari Sanad hingga Hafalan 30 Juz
Pada kategori sertifikat sanad hafalan, apresiasi antara lain diberikan kepada Muhammad Ikhsan Sulaiman, S.H., yang berhasil memperoleh ijazah sanad Al-Qur’an riwayat Hafs ‘an ‘Ashim.
Untuk kategori sertifikasi hafalan 30 juz, sejumlah alumni meraih predikat mumtaz, di antaranya Imam Ridwan Hidayat, S.Pd., Muhammad Fathona Sibali, S.Pd., Ruhil Jannah, S.Pd., Nur Fauzia, S.H., dan Aisyah Darwis, S.Pd.
Sementara pada kategori perkembangan hafalan, sejumlah kisah yang dibacakan malam itu terasa mengharukan. Heriani, S.H., misalnya, masuk IAI STIBA Makassar dengan modal satu juz dan berhasil menambah 29 juz selama masa studi. Yang membuat capaiannya terasa lebih istimewa, setoran hafalan terakhirnya diselesaikan hanya sehari sebelum seminar hasil.
Alumni lainnya, Tasmila Mansur, S.H., memulai studi dengan dua juz, begitu pula Aisyah Az-Zahra Syabana, S.H., yang berhasil menambah 28 juz selama di kampus. Apresiasi juga diberikan kepada Andi Muthmainnah Insani Jafar, S.Pd. dengan capaian 21 juz serta Nahdah Nurhudah Yunus, S.H. dengan capaian 20 juz. Nama-nama yang dibacakan malam itu merupakan perwakilan dari total 38 penerima apresiasi.

Apresiasi atas Perjalanan Bersama Al-Qur’an
Penyerahan hadiah kepada wisudawan dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Karakter, dan Alumni IAI STIBA Makassar, Ustaz Muhammad Taufan Jafri, Lc., M.H.I., sementara penyerahan kepada wisudawati dilakukan oleh Koordinator Keputrian, Ustazah Dewi Indriani.
Penghargaan ini menjadi salah satu bagian istimewa dalam rangkaian Ramah Tamah Wisuda IX. Capaian para alumni tidak hanya menunjukkan keberhasilan menyelesaikan pendidikan akademik, tetapi juga perjalanan mereka dalam menjaga, menambah, dan menguatkan hubungan dengan Al-Qur’an. Bagi sebagian dari mereka, perjalanan itu bermula dari hafalan yang masih sedikit ketika pertama kali memasuki kampus, lalu tumbuh menjadi puluhan juz hingga genap 30 juz menjelang berakhirnya masa studi.
Apresiasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa di balik toga dan gelar akademik yang akan mereka sandang, terdapat capaian lain yang diharapkan terus dijaga setelah meninggalkan kampus: kedekatan dengan Al-Qur’an dan komitmen untuk mengamalkannya dalam kehidupan.
