(STIBA.ac.id) Makassar — Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar memberikan penghargaan kepada dosen, pengelola, mahasiswa, dan mahasiswi teladan Semester Genap Tahun Akademik 1447–1448 H/2025–2026 M. Pengumuman tersebut menjadi salah satu rangkaian Kuliah Perdana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Senin (31/8/2026).
Penetapan penerima penghargaan dibacakan langsung oleh Rektor IAI STIBA Makassar, Ustaz Akhmad Hanafi Dain Yunta, Lc., M.A., Ph.D., setelah sesi utama kuliah perdana bersama Direktur Utama PT. PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap sivitas akademika yang menunjukkan dedikasi, prestasi, integritas, dan keteladanan dalam menjalankan amanah masing-masing.
Empat Dosen dan Pengelola Terima Penghargaan
Penetapan Dosen dan Pengelola Teladan tertuang dalam Keputusan Rektor IAI STIBA Makassar Nomor 1897 Tahun 2026 tentang Dosen dan Pengelola Teladan Semester Genap Tahun Akademik 1447–1448 H/2025–2026 M.
Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi, integritas, dan prestasi kerja dalam memajukan institusi. Penetapan juga didasarkan pada hasil penilaian terhadap kinerja, kedisiplinan, dan kontribusi nyata selama semester genap.
Empat penerima penghargaan tersebut adalah Ustaz Hasbi Halid Kannu, B.A., M.A. sebagai Dosen Teladan Ikhwan dan Ustazah Nabilah Al Azizah, S.H., M.H. sebagai Dosen Teladan Akhwat.
Untuk kategori pengelola, Ustaz Muhammad bin Yusran, S.H., M.H. ditetapkan sebagai Pengelola Teladan Ikhwan. Ia mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Penerimaan Mahasiswa Baru dan Kepala Bagian Pengabdian kepada Masyarakat.
Sementara itu, Qarinah, S.H., Staf Bidang Kemahasiswaan, Karakter, dan Alumni, ditetapkan sebagai Pengelola Teladan Akhwat.
Kepada dosen dan pengelola teladan, institusi memberikan piagam penghargaan dan insentif sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang telah dicapai.
Abdul Mafruh Hasan dan Astridyani Safitri Mulya Jadi Mahasiswa Teladan
Pada kesempatan yang sama, IAI STIBA Makassar juga mengumumkan Mahasiswa dan Mahasiswi Teladan berdasarkan Keputusan Rektor Nomor 1898 Tahun 2026.
Abdul Mafruh Hasan, mahasiswa semester tujuh yang mengemban amanah sebagai Ketua Umum UKK Raudhatul Huffaazh, ditetapkan sebagai Mahasiswa Teladan.
Adapun Astridyani Safitri Mulya, mahasiswa semester tujuh yang menjabat Ketua Keputrian Dema IAI STIBA Makassar, ditetapkan sebagai Mahasiswi Teladan.
Penetapan mahasiswa dan mahasiswi teladan tidak hanya mempertimbangkan capaian akademik. Dalam SK disebutkan bahwa penilaian mencakup tiga aspek, yaitu kognitif melalui IPK, afektif melalui karakter dan kedisiplinan, serta psikomotorik melalui keaktifan. Prestasi akademik, keaktifan berorganisasi, dan keluhuran akhlak juga menjadi pertimbangan dalam pemberian penghargaan.
Kepada mahasiswa dan mahasiswi teladan diberikan piagam penghargaan dan/atau bentuk apresiasi lainnya sesuai dengan kebijakan institusi.
Mendorong Budaya Prestasi dan Keteladanan
Pemberian penghargaan dalam rangkaian kuliah perdana ini menunjukkan bahwa apresiasi di lingkungan IAI STIBA Makassar tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada kualitas karakter, kedisiplinan, kontribusi, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah.
Melalui penghargaan tersebut, IAI STIBA Makassar berharap budaya prestasi dan keteladanan terus tumbuh di kalangan dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa sehingga setiap unsur sivitas akademika terdorong untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, masyarakat, dan umat.
