(STIBA.ac.id) Maros — UKM Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) IAI STIBA Makassar menggelar Tarbiah Pengurus di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Qurratul ‘Ain, Pucak, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Mengusung tema “Rawat Ukhuah, Teguhkan Amanah, Lanjutkan Perjuangan”, kegiatan ini diikuti pengurus UKM Mapala dari angkatan 7 dan 8. Tarbiah Pengurus menjadi momentum untuk kembali menguatkan soliditas lembaga, ukhuah, serta kerja sama antarpengurus setelah menjalani masa liburan di kampung halaman.
Kegiatan dimulai selepas salat Isya dengan pengarahan dari pembina UKM Mapala IAI STIBA Makassar, Ustaz Dr. Syandri Syaban, Lc., M.Ag. Dalam sesi tersebut, ia memberikan motivasi sekaligus membuka ruang bagi para pengurus untuk menyampaikan berbagai kendala dan evaluasi selama menjalankan amanah di organisasi.

Ia mengingatkan bahwa Mapala bukan sekadar wadah berkegiatan, tetapi juga menjadi ruang bagi para pengurus untuk tumbuh, belajar, dan berjuang bersama.
“Mapala adalah rumah kecil kita yang kita berjuang bersama di dalamnya. Semoga kita semua bisa selalu bersama dalam ruh dakwah dan perjuangan di rumah kecil kita ini,” ujarnya.
Rangkaian tarbiah kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustaz Miqdar Arrayyan, demisioner sekaligus pembina UKM Mapala IAI STIBA Makassar. Dalam materinya, ia menguraikan sejumlah bekal yang perlu dipersiapkan oleh seorang dai dalam menjalankan tugas dakwah.
Ia juga menekankan pentingnya memahami Islam sebagai agama yang membawa kedamaian. Seorang dai, menurutnya, perlu memiliki kesiapan ilmu, mental, dan keteguhan dalam menjaga nilai-nilai agama, sembari tetap mengedepankan sikap yang baik dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Selain menjadi ruang pembinaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antarpengurus. Setelah rangkaian tarbiah selesai, para peserta mengikuti acara bakar ayam dan makan bersama dalam suasana kekeluargaan.
Melalui Tarbiah Pengurus ini, UKM Mapala IAI STIBA Makassar berharap semangat para pengurus kembali diperkuat untuk menjalankan amanah organisasi, menjaga ukhuah, serta melanjutkan berbagai program dakwah dan kegiatan kemahasiswaan pada periode berikutnya.
Reporter: Sa’id Muhaimin
