Koordinator Kopertais: Sarjana Agama yang Tidak Bisa Mengaji dengan Baik Itu Bikin Pening

(STIBA.ac.id) Makassar – Pernyataan itu disampaikan bukan sebagai kritik, melainkan sebagai pujian. Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. H. Hamdan Juhanis, M.Pd., Ph.D., mengakui bahwa satu hal yang membuatnya selalu percaya diri terhadap para calon sarjana IAI STIBA Makassar adalah kemampuan mengaji mereka.

“Kemampuan mengaji adalah alat terpenting untuk menjadi sarjana agama. Itu yang saya tidak pernah ragu dari calon alumni STIBA,” ujarnya dalam sambutan pembukaan Sidang Munaqasyah IAI STIBA Makassar, Selasa, 28 Juli 2026.

Prof. Hamdan, yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar, mengisahkan pengalamannya menguji mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di bawah koordinasi Kopertais Wilayah VIII yang mencakup hampir 70 institusi. Ia mengaku selalu mengecek kemampuan mengaji terlebih dahulu sebelum masuk ke substansi skripsi. Baginya, adalah ironi besar jika seorang sarjana yang berlabel agama Islam justru tidak memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang memadai.

“Rasa-rasanya menjadi sarjana agama dengan nama dari pendidikan tinggi yang berlabel Islam, tapi bacaan Al-Qur’annya tidak beres, itu bikin pening saya betul-betul. Saya merasa tidak ada pentingnya itu ujian sarjana,” tegasnya.

Ia kemudian menyebut bahwa alumni IAI STIBA Makassar memiliki keunggulan kompetitif yang nyata di bidang ini. Prof. Hamdan mendorong agar keunggulan ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga disebarluaskan sebagai praktik terbaik kepada perguruan tinggi keagamaan Islam lain di bawah Kopertais Wilayah VIII yang mencakup Sulawesi, Maluku, dan Papua.

“Kita perlu lebih menyosialisasikan best practice yang dimiliki STIBA di kalangan perguruan tinggi di bawah koordinasi Kopertais Wilayah VIII. Serap best practice-nya, termasuk dalam pembelajaran mengaji dan bagaimana kedisiplinan itu dibangun,” ujarnya.

Pernyataan-pernyataan tersebut disampaikan Prof. Hamdan dalam sambutan sekaligus pembukaan resmi Sidang Munaqasyah IAI STIBA Makassar Tahun Akademik 2025–2026, yang berlangsung di Aula Gedung Aisyah IAI STIBA Makassar, Selasa (28/7/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. Dr. K.H. Hamzah Harun Al-Rasyid, Lc., M.A., Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Dr. H. Nur Taufik Sanusi, M.A., serta dua pengamat dari staf Kopertais Wilayah VIII, Subaedah Latuconsina, S.Pd.I. dan Fitriani Arsyad, S.Pd.I.

Di jajaran kursi undangan tampak Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Rahmat Abdurrahman, Lc., M.A., dan Ketua Bidang Pendidikan DPP Wahdah Islamiyah, Dr. Iskandar Kato, S.T.P., M.Si. Hadir pula Ketua Senat Akademik beserta jajarannya, para Wakil Rektor, Sekretaris Rektor, para Kaprodi, sejumlah dosen penguji, serta seluruh mahasiswa peserta munaqasyah.