Rektor IAI STIBA Makassar Umumkan Rencana Alih Status Menjadi Universitas pada 2027

(STIBA.ac.id) Makassar – Di tengah kekhidmatan Pembukaan Sidang Munaqasyah Tahun Akademik 2025–2026, Rektor IAI STIBA Makassar, Ustaz Akhmad Hanafi Dain Yunta, Lc., M.A., Ph.D., mengumumkan sebuah target besar yang selama ini menjadi cita-cita institusi.

“Di 2027, institusi ini kita usahakan untuk beralih status menjadi universitas,” ujarnya di hadapan seluruh tamu undangan, termasuk jajaran lengkap Kopertais Wilayah VIII yang hadir pada Selasa, 28 Juli 2026, di Kampus IAI STIBA Makassar.

Pernyataan itu langsung disambut antusias oleh Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. H. Hamdan Juhanis, M.Pd., Ph.D. Ia mengaku sempat berbisik kepada Sekretaris Koordinator sesaat setelah mendengar rencana tersebut. “Wah, mantap juga ini kalau bisa bergerak akselerasi jadi universitas,” ujarnya.

Rektor menyampaikan bahwa meskipun nama “STIBA” yang merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab kini sudah menjadi brand tersendiri dan diakui luas di masyarakat, ia menyadari bahwa transformasi kelembagaan adalah keharusan untuk memperluas jangkauan dan kapasitas institusi. Soal nama universitas yang akan digunakan nantinya, Rektor mengakui belum diputuskan.

Prof. Hamdan, yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar, turut memberikan masukan strategis untuk mendukung perjalanan IAI STIBA Makassar menuju universitas. Ia menyebut beberapa hal yang perlu diperkuat, di antaranya penambahan program studi, akselerasi kepangkatan dosen menuju lektor kepala dan guru besar, serta kolaborasi dengan rumah jurnal UIN Alauddin yang kini mengelola 84 jurnal termasuk satu jurnal terindeks Scopus.

“Saya memimpikan suatu saat ada profesornya di sini, sekaligus provokator-provokator keilmuan,” ujar Prof. Hamdan. Ia juga mendorong agar Kopertais Wilayah VIII menjalin koordinasi yang lebih aktif dengan IAI STIBA Makassar dalam mendukung langkah-langkah menuju universitas tersebut.