IAI STIBA Makassar Gelar Daurah Kenaikan Marhalah Takwiniyah, Kokohkan Pilar Ilmu dan Jihad

(STIBA.ac.id) Makassar – Bagian Pembinaan Al-Qur’an, Karakter, dan Kepesantrenan IAI STIBA Makassar menggelar Daurah Kenaikan Marhalah dari Takwiniyah 1 ke Takwiniyah 2 dengan tema “Membangun Karakter Mujahid Dakwah yang Tangguh”. Kegiatan yang berpusat di Masjid Anas bin Malik Kampus IAI STIBA Makassar ini diawali dengan pembukaan pada Kamis, 4 Juli 2026, bertepatan dengan 18 Muharam 1448 H, sebelum dilanjutkan dengan rangkaian pembekalan materi intensif.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Karakter, dan Alumni IAI STIBA Makassar, Ustaz Muhammad Taufan Djafri, Lc., M.H.I., menekankan pentingnya dua pilar utama penopang eksistensi peradaban Islam, yaitu ilmu dan jihad. Ilmu bertugas membawa pencerahan bagi umat, sementara jihad berperan menjaga umat agar senantiasa taat pada perintah Allah dan memastikan Islam tetap eksis di muka bumi.

Ia berharap para alumni IAI STIBA Makassar kelak mampu membawa kedua pilar tersebut ke medan perjuangan yang nyata.

“Allah memilih di antara hamba-hamba-Nya orang-orang yang padanya terhimpun ilmu dan jihad, dan kita sangat berharap alumni STIBA-lah yang terpilih menjadi bagian dari mereka,” ujarnya memotivasi para peserta.

Puncak pembekalan materi berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, bertepatan dengan 15 Safar 1448 H. Sesi pagi dibuka oleh Ustaz Rachmat bin Badani Tempo, Lc., M.A. yang membawakan materi Sejarah Islam di Indonesia, disusul Ustaz Dr. Rustam Koly, Lc., M.A. dengan bahasan mendalam mengenai fenomena keloyoan dalam beragama melalui tema Al-Futur, Asbabuhu wa ‘Ilaajuhu. Sesi ketiga sebelum Zuhur dibawakan oleh Ustaz Dr. Maulana, B.A., M.A. dengan tema Wasail al-Tsabat fi Diinillah sebagai bekal untuk menjaga keteguhan diri di atas jalan agama.

Sesi siang dilanjutkan setelah istirahat dan salat Zuhur. Ustaz Jahada Mangka, Lc., M.A. mengupas landasan fikih perjuangan melalui materi Al-Madkhal ila Fiqhi al-Jihad. Rangkaian materi ditutup oleh Ustaz Dr. Muhammad Qasim Saguni, M.A. yang memaparkan pentingnya fondasi pergerakan berikatan melalui tema Masyru’iyyah al-‘Amal al-Jama’i.

Melalui daurah ini, Bagian Pembinaan Al-Qur’an, Karakter, dan Kepesantrenan berharap para peserta tidak hanya lulus secara administratif ke jenjang Takwiniyah 2, tetapi juga mengalami pergeseran mentalitas yang nyata. Pemahaman sejarah, ketahanan spiritual dari rasa futur, keteguhan berprinsip, serta wawasan fikih jihad dan kerja sama jama’i diharapkan membentuk alumni IAI STIBA Makassar sebagai mujahid dakwah yang tangguh dan siap membimbing masyarakat.

Reporter: UMID