(STIBA.ac.id) Makassar – Selasa, 28 Juli 2026, menjadi hari yang akan dikenang dalam sejarah IAI STIBA Makassar. Sidang Munaqasyah Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di kampus IAI STIBA Makassar bukan sekadar agenda akademik rutin. Untuk pertama kalinya, prosesi ini melibatkan dua program studi sekaligus, yaitu Perbandingan Mazhab dan Pendidikan Bahasa Arab.
Tahun ini, sebanyak 420 mahasiswa mengikuti Sidang Munaqasyah. Program Studi Perbandingan Mazhab menjadi yang terbesar dengan 312 peserta, terdiri dari 151 mahasiswa dan 161 mahasiswi. Sementara Program Studi Pendidikan Bahasa Arab mengikutsertakan 108 peserta perdana, terdiri dari 50 mahasiswa dan 58 mahasiswi. Mereka diuji oleh 60 penguji, tiga di antaranya berasal dari Kopertais Wilayah VIII. Satu penguji eksternal lainnya yaitu Dr. St. Habibah (Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Al-Muhsin Jogyakarta), sementara 59 lainnya merupakan dosen internal IAI STIBA Makassar.
Keistimewaan hari itu tidak berhenti di situ. Seluruh jajaran pimpinan Kopertais Wilayah VIII hadir lengkap, sesuatu yang diakui sendiri oleh Koordinator Kopertais Wilayah VIII, Prof. H. Hamdan Juhanis, M.Pd., Ph.D., sebagai momen yang sangat jarang terjadi. Koordinator, Wakil Koordinator Prof. Dr. K.H. Hamzah Harun Al-Rasyid, Lc., M.A., dan Sekretaris Koordinator Dr. H. Nur Taufik Sanusi, M.A. hadir dalam satu waktu, bersama Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Dr. Rahmat Abdurrahman, Lc., M.A., dan Ketua Bidang Pendidikan DPP Wahdah Islamiyah Dr. Iskandar Kato, S.T.P., M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor IAI STIBA Makassar, Ustaz Dr. Akhmad Hanafi Dain Yunta, Lc., M.A., Ph.D., menyebut dua keistimewaan hari itu. Pertama, kehadiran lengkap jajaran Kopertais yang menurutnya menjadi kehormatan luar biasa bagi institusi. Kedua, dan ini yang menjadi catatan sejarah, munaqasyah hari ini untuk pertama kalinya diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
“Hari ini untuk pertama kalinya munaqasyah kita akan diikuti oleh Prodi Pendidikan Bahasa Arab yang insyaallah akan melahirkan alumni pertama tahun ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa prodi-prodi lain seperti Hukum Ekonomi Syariah, Ilmu Hadis, dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir akan menyusul pada tahun-tahun berikutnya, termasuk Program Magister S-2 Perbandingan Mazhab yang baru dimulai tahun ini.
Rektor juga menyampaikan bahwa setelah prosesi munaqasyah, yudisium dijadwalkan pada Jumat, 1 Agustus 2026, dan wisuda resmi akan digelar pada 13 Agustus 2026.
Kepada para mahasiswa yang akan di-munaqasyah, Rektor berpesan, “Inilah momentum-momentum akhir kalian bersama institusi kita yang kita cintai. Nikmati, rasakan auranya. Munaqasyah punya rasa tersendiri. Ini adalah bagian dari pertanggungjawaban ilmiah yang harus kalian pertanggungjawabkan di hadapan para penguji.”

Pembukaan Sidang Munaqasyah ini berlangsung di Aula Gedung Aisyah IAI STIBA Makassar. Turut dihadiri oleh dua pengamat dari staf Kopertais Wilayah VIII, Subaedah Latuconsina, S.Pd.I dan Fitriani Arsyad, S.Pd.I.
Di jajaran kursi undangan, juga tampak Ketua Senat Akademik beserta jajarannya, para Wakil Rektor, Sekretaris Rektor, Kaprodi, beberapa dosen penguji, serta seluruh mahasiswa peserta munaqasyah.[]
