(STIBA.ac.id) Makassar – Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar kembali menorehkan capaian strategis dalam pengembangan publikasi ilmiah. Sepanjang hasil akreditasi jurnal tahun 2025, IAI STIBA Makassar berhasil memperkuat reputasinya dengan memiliki lima jurnal ilmiah nasional terakreditasi Science and Technology Index (SINTA). Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun ekosistem riset yang berkualitas sekaligus memperluas kontribusi keilmuan Islam dan bahasa Arab di tingkat nasional.
Pada Pemberitahuan Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2025, empat jurnal yang dikelola IAI STIBA Makassar berhasil memperoleh peningkatan maupun mempertahankan peringkat akreditasinya. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola jurnal, profesionalisme proses editorial, mutu artikel ilmiah, serta konsistensi penerbitan sesuai standar akreditasi nasional.
Dua jurnal mencatatkan peningkatan yang sangat signifikan, yakni Jurnal Al-Khiyar dan Jurnal Wahatul Mujtama, yang naik dari SINTA 5 menjadi SINTA 3. Sementara itu, Jurnal Al-Bashirah berhasil meningkat dari SINTA 5 menjadi SINTA 4, sedangkan Jurnal Nukhbatul Ulum kembali mempertahankan predikat SINTA 3, menandakan konsistensi kualitas publikasi yang terus terjaga.
Keberhasilan tersebut melengkapi capaian Jurnal Al-Qiblah yang sebelumnya telah memperoleh status terakreditasi SINTA 4 pada hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2025. Dengan demikian, hingga saat ini IAI STIBA Makassar telah memiliki lima jurnal nasional terakreditasi, yaitu:
- Jurnal Nukhbatul Ulum (SINTA 3)
- Jurnal Al-Khiyar (SINTA 3)
- Jurnal Wahatul Mujtama (SINTA 3)
- Jurnal Al-Bashirah (SINTA 4)
- Jurnal Al-Qiblah (SINTA 4)
Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pengelola jurnal, editor, reviewer, penulis, mitra bestari, serta dukungan penuh pimpinan institut melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Berbagai upaya pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas tata kelola berbasis Open Journal Systems (OJS), penguatan proses peer review, peningkatan kualitas artikel, hingga perluasan jejaring penulis dan editor dari berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Seiring dengan keberhasilan tersebut, IAI STIBA Makassar tidak berhenti pada capaian akreditasi nasional. LPPM kini mengarahkan pengembangan Jurnal Nukhbatul Ulum menuju indeksasi Scopus sebagai bagian dari roadmap internasionalisasi publikasi ilmiah.
Sebelum proses pengajuan dilakukan, tim LPPM bersama konsultan jurnal melaksanakan pendampingan intensif dan evaluasi menyeluruh bersama Sukirman, Ph.D., Reviewer Jurnal Internasional Scopus, serta Dr. Ramlan Mahmud, Reviewer Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berbagai rekomendasi yang diberikan menjadi dasar penyempurnaan tata kelola jurnal, kualitas editorial, internasionalisasi dewan editor, serta pemenuhan berbagai indikator yang dipersyaratkan dalam proses evaluasi Scopus.
Ketua LPPM IAI STIBA Makassar, Ustaz Dr. Askar Patahuddin, S.Si., M.E. menyampaikan bahwa langkah menuju Scopus merupakan bagian dari visi jangka panjang institusi untuk menghadirkan jurnal ilmiah yang diakui secara internasional.
”Alhamdulillah, capaian lima jurnal terakreditasi SINTA merupakan amanah yang harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Saat ini, dengan berbagai penyempurnaan yang telah dilakukan bersama reviewer internasional dan reviewer Kemdiktisaintek, kami telah mengajukan Jurnal Nukhbatul Ulum untuk proses evaluasi Scopus,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar terus mendapat dukungan dari sivitas akademika IAI STIBA Makassar.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh sivitas akademika, para mitra, serta akademisi agar ikhtiar ini memperoleh hasil terbaik. Semoga Jurnal Nukhbatul Ulum dapat menjadi jurnal terindeks Scopus sebagai sarana jihad ilmiah dalam menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian studi Islam, dan pengembangan bahasa Arab kepada masyarakat akademik dunia,” pungkasnya.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi IAI STIBA Makassar sebagai perguruan tinggi yang konsisten membangun budaya akademik berbasis riset. Lebih dari sekadar capaian akreditasi, keberadaan jurnal-jurnal yang berkualitas diharapkan menjadi ruang diseminasi ilmu pengetahuan, memperluas kolaborasi penelitian, serta meningkatkan kontribusi sivitas akademika dalam menjawab berbagai persoalan umat melalui pengembangan ilmu-ilmu keislaman dan bahasa Arab.
Ke depan, IAI STIBA Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas jurnal menuju peringkat akreditasi yang lebih tinggi dan indeksasi internasional, sehingga mampu berkontribusi dalam memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.
Reporter: Jamaluddin
