info@stiba.ac.id +62 852 8888 1799

Hadiri IIFS 2026, Simak Penguatan Ekosistem Keuangan Syariah dan Peluang Ekonomi Halal Global

Feature - Kegiatan Dosen

(STIBA.ac.id) Makassar – Tiga utusan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) IAI STIBA Makassar menghadiri Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (2/11/2026). Ketiganya adalah Saadal Jannah, S.H., M.E., Kurnaemi Anita, S.T., S.H., M.E., dan Mutmainnah Maggu, S.H., M.H.

Kegiatan ini mengangkat tema “Strengthening Islamic Finance Ecosystem to Advance Sustainable Halal Economic Growth”. Salah satu agenda utamanya adalah International Islamic Finance Conference yang menghadirkan pakar dan praktisi keuangan syariah dari lembaga nasional dan internasional.

Konferensi tersebut menghadirkan Afdhal Aliasar (DinarStandard), Dr. Titi Khoiriah (Kadin Indonesia), Abdullah Haron (Islamic Financial Services Board/IFSB), dan Mohd Ekmal Mohd Zazi (CIMB Islamic Bank Berhad). Diskusi dipandu oleh Prof. Dr. Murniati Mukhlisin dari Tazkia.

Berbagai materi yang dipaparkan menyoroti besarnya potensi ekonomi halal global, pentingnya memperluas inklusi keuangan syariah, serta perlunya inovasi pembiayaan yang mampu menjangkau seluruh rantai nilai industri halal.

Para narasumber menekankan bahwa pengembangan keuangan syariah tidak cukup diukur dari pertumbuhan aset, tetapi juga dari kontribusinya terhadap sektor riil, pemberdayaan UMKM, perluasan akses pembiayaan, dan peningkatan daya saing industri halal. Selain itu, digitalisasi layanan keuangan, kolaborasi lintas negara, penguatan tata kelola, dan penerapan prinsip syariah secara substantif disebut sebagai aspek penting dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang tangguh dan berkelanjutan.

Bagi perguruan tinggi, pembahasan ini memberi wawasan tentang pentingnya kontribusi akademisi melalui pendidikan, penelitian, peningkatan literasi keuangan syariah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, regulator, industri keuangan syariah, dan institusi pendidikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi halal Indonesia